Momen-momen Pencuri Perhatian dalam Grammy Awards 2017

Ajang penghargaan industri musik dunia, Grammy Awards 2017, yang digelar di Staples Center, Los Angeles, California, AS, pada Minggu (12/2/2017) waktu setempat, diwarnai beberapa hal yang mencuri perhatian.

LOS ANGELES, KOMPAS.com ” Ajang penghargaan industri musik dunia, Grammy Awards 2017, yang digelar di Staples Center, Los Angeles, California, AS, pada Minggu (12/2/2017) waktu setempat, diwarnai beberapa hal yang mencuri perhatian.

Hal-hal itu terjadi ketika penyanyi asal Inggris, Adele, menerima penghargaan; band trash metal Megadeth dari AS meraih kemenangan; dan band heavy metal AS, Metallica, berduet dengan penyanyi Lady Gaga dari AS.

Ada yang menganggap hal-hal itu mengharukan, mengecewakan, bahkan memalukan.

Kompas.com merangkum hal-hal menarik yang membuat mata terbelalak dan dahi berkerut.

1. Adele dan Beyonce
Sesaat setelah menyampaikan pidato kemenangannya sesudah album solonya, 25,  dinobatkan menjadi Album of The Year, Adele mematahkan trofinya menjadi dua bagian. 

Rupanya Adele tak sepenuhnya bahagia meraih penghargaan itu. Menurut dia, Beyonce-lah, salah satu nomine lain dalam kategori yang sama, yang lebih pantas menang, dengan album solo Lemonade-nya. 

"Saya merasa bersyukur dan terhormat, tetapi artis dalam hidup saya adalah Beyonce dan album Lemonade-nya sangat monumental," tutur Adele sambil memegang trofinya. 

Setelah itu, pelantun "Hello" tersebut melakukan aksi yang mengingatkan orang-orang pada salah satu adegan dalam film Mean Girls, ketika Lindsay Lohan mematahkan tiara Prom Queen miliknya untuk berbagi dengan temannya. 

Berdiri di barisan tamu di depan panggung, Beyonce, yang mengenakan gaun merah dan didampingi suaminya, Jay Z, tampak menunjukkan wajah haru mendengar kata-kata Adele. 

Dengan mata berkaca-kaca, Beyonce mengucap, "Thank you," dengan hanya menggerakkan bibir dan tanpa mengeluarkan suara. 

2. Megadeth 
Megadeth memenangi penghargaan Best Metal Performance dalam Grammy Awards 2017. Mereka berhasil menyaingi grup-grup papan atas lainnya, yaitu Baroness, Korn, Gojira, dan Periphery. 

Namun, terjadi momen canggung ketika grup Dave Mustaine dan kawan-kawan itu berjalan ke panggung untuk menerima trofi. 

Band pengiring Grammy Awards 2017 justru memainkan "Master of Puppets", salah satu hit grup Metallica, bukannya lagu "Dystopia" milik Megadeth. 

Beruntung, para personel Megadeth terlihat seakan tak peduli dengan lagu yang mengiringi kemenangan mereka itu. 

Mustaine (vokal), David Ellefson (bass), Kiko Loureiro (gitar), dan Dirk Verbeuren (drum) berjalan santai. 

"Ah, Anda tak bisa menyalahkan mereka karena tak mampu memainkan musik Megadeth," tulis Mustaine pada akun Twitter-nya, menanggapi reaksi protes dari para penggemar mereka. 

3. Metallica dan Lady Gaga

"Para hadirin, pemenang enam trofi Grammy Awards, Lady Gaga," seru pemandu acara Grammy Awards 2017, Laverne Cox.

Kalimat Cox itu kemudian menuai kecaman di media sosial karena ia sama sekali tak menyebut nama Metallica. Padahal, ketika itu, Gaga tidak tampil sendiri, tetapi akan berkolaborasi dengan Metallica. 

Menuai banyak protes di media sosial, Cox lalu meminta maaf lewat akun Twitter-nya. 

"Saya sangat menyesal dan meminta maaf kepada #Metallica dan semua penggemar mereka. Saya diberi tahu bahwa saya tak menyebut nama mereka saat perkenalan. Saya mencintai kalian, Metallica, kalian keren. #Grammys," tulis Cox. 

Di luar itu, vokalis Metallica, James Hetfield, juga sempat mengalami masalah teknis di panggung. Mikrofonnya mati di tengah penampilannya berduet dengan Lady Gaga.


Penulis
EditorAti Kamil
Sumber: kompas.com
© 2014 - 2017 KOMPAS GRAMEDIA.
Website by PandavaMedia